APBD Depok 2027 Diprioritaskan untuk Penanganan Macet dan Layanan Dasar

APBD Depok 2027 Diprioritaskan untuk Penanganan Macet dan Layanan Dasar
APBD Depok 2027 Diprioritaskan untuk Penanganan Macet dan Layanan Dasar

DEPOKPembahasan awal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok untuk Tahun Anggaran 2027 memasuki babak baru. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Depok resmi menyetujui Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2027 dalam rapat yang digelar di Ruang Paripurna pada Senin (24/08/2026).

​Kesepakatan ini bakal menjadi acuan utama bagi pemerintah daerah dan legislatif dalam merancang RAPBD 2027, sekaligus mempertegas sinergi kedua lembaga untuk mengawal arah pembangunan di Kota Depok.

Bacaan Lainnya

​Dari aspek postur keuangan, APBD Kota Depok Tahun 2027 diperkirakan mencapai kisaran Rp5 triliun. Angka tersebut ditopang oleh proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp4,4 triliun, sementara pos sisanya ditutup melalui mekanisme pembiayaan termasuk rencana skema pinjaman daerah senilai Rp414,5 miliar.

​Ketua Banggar DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, menyoroti pentingnya alokasi anggaran yang tepat sasaran, khususnya pada sektor transportasi publik guna mengurai persoalan kemacetan kota.

​“Langkah yang perlu diambil adalah memperkuat penataan transportasi, terutama untuk penanganan kemacetan. Penanganan secara lebih dini penting agar kebutuhan pembangunan infrastruktur dapat direncanakan secara efektif dan efisien,” katanya.

​Ade menambahkan bahwa efisiensi biaya hidup warga sangat bergantung pada kemudahan akses moda transportasi umum yang terjangkau.

​“Kalau ada transportasi publik yang murah, merata, dan daya jangkaunya luas, itu pasti akan menekan biaya hidup warga Kota Depok. Ke depan, itu harus dipikirkan serius,” ujarnya.

​Selain fokus pada pembenahan kemacetan dan infrastruktur, Banggar DPRD Kota Depok memastikan sektor pelayanan dasar tetap menjadi prioritas utama.

Hal ini diwujudkan melalui penguatan fasilitas pendidikan seperti penambahan ruang kelas baru serta pemenuhan target Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98 persen bagi warga Depok.

​“Dengan pengawasan yang matang, kita optimistis setiap rupiah anggaran daerah benar-benar kembali dan dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat Kota Depok,” tandas Ade.

Pos terkait