SDN Limo 2 Depok Terapkan Sistem RISE School Digital

SDN Limo 2 Depok Terapkan Sistem RISE School Digital
SDN Limo 2 Depok Terapkan Sistem RISE School Digital

DEPOK — UPTD SDN Limo 2 Kota Depok terus melakukan penguatan tata kelola sekolah dan pelayanan pendidikan melalui inovasi RISE School Digital (Responsive Integrated School Ecosystem), Kamis (20/08/2026).

Inovasi yang digagas Kepala UPTD SDN Limo 2, Dr. Triningsih, S.Pd.SD., M.Pd., tersebut dikembangkan sebagai upaya menghadirkan ekosistem sekolah yang lebih responsif, terintegrasi, dan mudah diakses oleh warga sekolah.

RISE School Digital tidak hanya berfungsi sebagai sarana digitalisasi administrasi, tetapi dirancang sebagai sebuah ekosistem pelayanan sekolah yang menghubungkan kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua dalam satu sistem.

Melalui inovasi ini, berbagai kebutuhan sekolah yang sebelumnya dilakukan melalui mekanisme terpisah diarahkan untuk dapat dikelola secara lebih terstruktur melalui platform digital.

“RISE kami kembangkan bukan sekadar untuk membuat sekolah menjadi digital. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memperkuat kinerja ASN dan memberikan pelayanan pendidikan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan responsif kepada masyarakat,” ujar Dr. Triningsih.

Salah satu fokus utama RISE School Digital adalah mendukung kinerja dan monitoring guru. Kepala sekolah dapat memperoleh informasi yang diperlukan untuk melakukan pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut secara lebih sistematis.

Di sisi lain, guru mendapatkan akses terhadap berbagai layanan yang mendukung pelaksanaan tugas dan pengembangan profesionalnya.
RISE juga memberikan ruang yang lebih besar bagi orang tua untuk terhubung dengan sekolah. Orang tua dapat memperoleh informasi dan mengakses layanan sekolah melalui kanal digital yang disediakan, termasuk menyampaikan kebutuhan pelayanan kepada pihak sekolah.

Dengan demikian, komunikasi antara sekolah dan orang tua tidak hanya berlangsung secara konvensional, tetapi dapat dilakukan secara lebih cepat dan terdokumentasi.

Inovasi ini mengusung semangat “Satu Data • Satu Sistem • Banyak Manfaat.” Prinsip tersebut menjadi dasar pengembangan RISE agar digitalisasi memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga sekolah.

Menurut Dr. Triningsih, keberhasilan inovasi tidak hanya diukur dari kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi dari sejauh mana inovasi tersebut mampu menyelesaikan permasalahan dan memberikan dampak bagi masyarakat.

“Teknologi hanyalah alat. Ukuran keberhasilan inovasi adalah ketika guru merasa terbantu, orang tua memperoleh pelayanan yang lebih mudah, kepala sekolah dapat bekerja lebih efektif, dan sekolah memiliki sistem yang dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Pengembangan RISE School Digital juga diarahkan agar tidak bergantung pada satu individu. Sistem, mekanisme layanan, serta dokumentasi penggunaan disiapkan agar dapat diteruskan dan dikembangkan oleh sekolah meskipun terjadi perubahan personel maupun kepemimpinan.

Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen UPTD SDN Limo 2 untuk membangun budaya kerja sekolah yang adaptif terhadap teknologi dan berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui RISE School Digital, UPTD SDN Limo 2 menunjukkan bahwa transformasi digital di satuan pendidikan dapat dimulai dari kebutuhan nyata di lapangan dan dikembangkan menjadi inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi warga sekolah.

Inovasi tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen ASN dalam menghadirkan pelayanan pendidikan yang lebih efektif, responsif, transparan, dan berkelanjutan.
RISE School Digital
Responsive Integrated School Ecosystem
“Satu Data • Satu Sistem • Banyak Manfaat”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan